Rabu, 07 September 2011

"Vektor Resultan Jiwaku Yang Tak Berarah"

Buttadidi, 6 Januari 2010



Vektor Resultan Berjuta Harapku
Perlahan Semakin Tersudut Tak Berarah,
Lentingan Dawai Tawa Yang Senantiasa Beresonansi Riang pun
Sejenak Berpriodik Tuk Meredam.

Namun Apalah Daya ???
Padatan Partikel-partikel Jemariku
Kini Hanya Mampu Terus Menarikan
Beribu Tarian Newton Gaya Tanpa Skalar
Makna Jiwa Yang Nyata.

Kini,
Disaat Tiada Secuil Usikan Yang Merambat
Di Aliran Elektron atom Nadiku,
Di Periode Itupulalah
Deret Desah Nafas yang Berfrekuensi Acak ini
Semakin Memburamkan Lensa Khayalku.

Tertatih Raga Ku Semakin Sesak,
Seakan Terjatuh Bebas, Tanpa Translasi &
Rotasi Yang Berarti Dalam Gravitasi Nalarku.
Terbungkam Bibirku Semakin Membeku,
Seakan Tersudut Maya, Tanpa Teta & Pshi
Yang Bernilai Di Cartesian Batinku.

Tuhan ku !!!
Biarlah Aku Tetap Terpaku Di Koordinat Fungsi Hampa ini,
Biarlah Aku Tetap Teredam Di Integral Tanpa
Batas ini,
Biar,,,,,Biarlah,,,,,
Ku Ingin Hanya Aku dan “ENGKAU” Yang Tahu
Inti Penurunan Proton Neutron Pinta Anganku ini.


Integral Tanpa Batas Jemariku

Anna Hiyuga Hinata Jannah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar