Palopo: Selasa, 22 April 2008 / Buttadidi: 9 Juni 2011
Inspirator: "B" & "Y"
Inspirator: "B" & "Y"
![]() | |
| THanks to Make me Cry |
Dadaku Sesak,
Nafasku Terengah,
Aku Patah & Lemah,
TerLungLai tubuh tak terTahan,
Ku Paku Diri, Namun Jatuh jua.
Ku Bendung Tangis dengan Segala Amarah,
Derai Terus Mengalir Hingga tak Terkendali,
Membuat Batin Semakin Perih.
Hai Kawan !!!
Apa yang Engkau Tertawakan???
Apa Engkau tak pernah Teriris?
Perih Kawan...
Bagai Tertikam Beribu Keris,
![]() | |
| Just Broken Heart |
Bagai Terhujam Beribu Jarum,.
Ku Coba Mengangkat kedua tangan di Pipi,
Berusaha Membentuk Cekung Senyum..
Pipiku Berat,,, Sulit Kawan!!!
Bagai Mengangkat Beton Beratus Kilo.
Ku Coba Menutup Mata Hingga tak Bercelah,
Berusaha Menutup Aliran Derainya,
Mataku Lelah,,, Sulit Kawan!!!
Bagai Menahan Deru Ombak di Lepas Pantai.
Dan Kini....
Waktu???
Pasti Ku Nanti JAWABnya.
Do'a ???
Pasti Ku Damba WUJUDnya.
Namun Sakit?????????
Sungguh...Sungguh...
Sungguh Aku Lelah Kawan.
Ku Coba Mengangkat kedua tangan di Pipi,
Berusaha Membentuk Cekung Senyum..
Pipiku Berat,,, Sulit Kawan!!!
Bagai Mengangkat Beton Beratus Kilo.
Ku Coba Menutup Mata Hingga tak Bercelah,
Berusaha Menutup Aliran Derainya,
Mataku Lelah,,, Sulit Kawan!!!
Bagai Menahan Deru Ombak di Lepas Pantai.
Dan Kini....
Waktu???
Pasti Ku Nanti JAWABnya.
Do'a ???
Pasti Ku Damba WUJUDnya.
Namun Sakit?????????
Sungguh...Sungguh...
Sungguh Aku Lelah Kawan.
Ceceran Puing_Puing Bait Kehancuranku
Anna Hiyuga Hinata Jannah
Anna Hiyuga Hinata Jannah


Tidak ada komentar:
Posting Komentar